10 Paradoxes

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Orang yang kreatif selalu bersemangat dan terlihat ceria. Itu lah yang membedakan orang yang kreatif dan yang tidak, orang kreatif seolah memancarkan energy yang kuat dari dalam dirinya. Mereka memiliki energi fisik yang kuat karena mereka selalu berpikir bagaimana menghadapi semua yang ada di hidup ini dengan cara yang berbeda dan membuatnya sekreatif mungkin.Tetapi terkadang orang kreatif butuh waktu untuk diam dan bersistirahat, mereka diam ketika berpikir untuk mendapatkan ide-ide brilian yang fantastis untuk dapat diwujudkan.Istirahat juga sangat dibutuhkan oleh orang kreatif agar pikiran mereka dapat fresh kembali untuk kembali mencari ide-ide yang kreatif.

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Orang-orang yang kreatif biasanya memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Kecerdasan itulah yang membuat mereka menemukan ide-ide kreatif yang applicable untuk diwujudkan. Orang kreatif selalu berani mengemukakan suatu hal yang berbeda dengan yang lainnya, tetapi itulah mereka, dan mereka akan tetap gigih mempertahankan dan membuat ide-ide nyeleneh mereka menjadi kenyataan.

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

Orang kreatif dapat memposisikan dirinya dengan baik di berbagai situasi. Mereka dapat merubah keadaan yang tidak teratur menjadi teratur. Pekerjaan yang susah dianggap sebagai tantangan dan permainan oleh orang kreatif. Walaupun mereka mengerjakan sesuatu dengan santai, tetapi mereka sadar akan tanggung jawab pekerjaannya dan mereka menyelesaikannya tepat waktu dengan hasil yang memuaskan.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

Orang- orang kreatif senang sekali berimajinasi dan berfantasi dalam mencari dan memikirkan ide-ide brilian baru. Tetapi ide-ide yang mereka pikirkan memiliki kemungkinan untuk dapat diwujudkan, bukan hanya hayalan/imajinasi semata saja. Tidak seperti hayalan dan imajinasi anak kecil yang terlalu imaginative. Orang-orang kreatif disini memiliki ide-ide yang realistis untuk dapat diwujudkan.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.

Orang-orang kreatif adalah orang yang sangat introverted ketika mereka sedang memikirkan suatu gagasan ide yang brilian. Tetapi sifat itu akan berubah menjadi extroverd ketika mereka sudah menemukan suatu ide yang brilian dan bersiap untul memberitahu dan berbagi tentang ide-ide briliannya tersebut kepada public.

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Menemukan suatu ide yang kreatif itu tidaklah gampang, oleh karena itu orang-orang kreatif patut untuk bangga ketika mereka menemukan ide-ide brilian yang dapat diwujudkan menjadi kenyataan.Tetapi disaat bersamaan kebanggaannya tersebut jangan terlalu dilebih-lebihkan, lebih baik kita rendah hati ketika menemukan ide yang brilian sehingga kita tidak cepat puas dan bisa menyempurnakan ide-ide brilian kita tersebut.

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Tidak ada batasan gender laki-laki/perempuan dalam berkreasi. Setiap orang memiliki kemapuan untuk menemukan ide-ide kreatif baru. Asal ada kemauan dan niat dari yang bersangkutan, kita dapat menjadi orang yang kreatif.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

Orang-orang kreatif harus dapat melihat celah-celah kecil yang ada. Orang yang kreatif akan keluar dari pemikiran biasanya tetapi tetap dalam norma aturan yang ada dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Orang-orang yang kreatif akan tekun dan bersemangat didalam mengerjakan pekerjaan yang mereka suka. Namun keadaan akan terbalik 180 derajat ketika mereka diberikan pekerjaan yang mereka tidak sukai, maka mereka akan mengerjakannya secara objektif sekali bahkan mereka bisa menolak untuk mengerjakannya.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Keterbukaan orang-orang kreatif terkadang mengekspos mereka kedalam Kesenangan dan juga Penderitaan. Kesenangan diperoleh ketika ide-ide mereka berhasil direalisasikan dan berguna bagi kelangsungan hidup orang banyak. Tetapi apabila mereka gagal untuk mewujudkan ide-ide mereka, mereka akan sangat sakit dan tertekan. Mereka juga sangat tertekan apabila ide-ide mereka yang berhasil diwujudkan menimbulkan dampak negative bagi masyarakat sekitar.

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s